Kesbangpol Belitung Timur Serahkan LHP BPK Tahun 2025 dan Penandatanganan Dokumen Pencairan Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun 2026
Manggar, 25 Mei 2026 —Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung Timur melalui Bidang Politik dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan melaksanakan kegiatan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2025 sekaligus penandatanganan dokumen berkas pencairan bantuan keuangan kepada partai politik Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Pertemuan Kesbangpol Kabupaten Belitung Timur dan diikuti oleh 12 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Belitung Timur. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belitung Timur, Evi Nardi, S.Sos. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Kesbangpol dalam mewujudkan tata kelola bantuan keuangan partai politik yang transparan, tertib administrasi, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, masing-masing partai politik menerima dokumen LHP BPK sebagai bentuk hasil pemeriksaan terhadap laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan partai politik tahun sebelumnya. Selain itu, dilakukan pula proses administrasi penandatanganan dokumen pencairan bantuan keuangan partai politik Tahun Anggaran 2026 sebagai tahapan lanjutan dalam proses penyaluran bantuan. Kepala Kesbangpol Kabupaten Belitung Timur, Evi Nardi, S.Sos., menyampaikan bahwa pengelolaan bantuan keuangan partai politik harus dilaksanakan secara tertib administrasi dan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga berharap seluruh partai politik dapat terus meningkatkan kualitas pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan bantuan keuangan. “Kami berharap bantuan keuangan partai politik dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang operasional sekretariat partai politik serta kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat,” ujarnya.